Sayangi Bumi Dengan Pilih Bahan Bangunan Eco-Friendly

Pilih Bahan Bangunan Eco-Friendly Untuk Selamatkan Bumi

Umur bumi sudah tua, sikap masyarakat masih cukup banyak yang acuh tak acuh. Padahal, rata-rata kenaikan permukaan laut secara global mencapai 178 milimeter (mm) selama 100 tahun terakhir. Tingkat karbondioksida di udara juga terus mengalami peningkatan dari 350-410 parts per million sejak tahun 2005 hingga saat ini. Kalau sudah begini, apa yang bisa kita lakukan? Teman Muis bisa lakukan hal positif sesuai bidang kesukaan. Jika suka dengan pembangunan dan desain, Anda bisa mulai untuk pilih bahan bangunan yang ramah lingkungan.

US EPA EPP Program mendefinisikan eco-friendly building material sebagai produk atau servis yang memiliki efek lebih kecil atau lebih rendah terhadap kesehatan manusia dan juga lingkungan. Luangkan waktu sejenak untuk baca artikel di bawah ini yuk. Ada 3 bahan bangunan ramah lingkungan yang bisa sekali Anda pakai untuk renovasi atau membangun rumah.

Bambu

Persebaran tumbuhan bambu cukup rata di dunia, termasuk di Indonesia. Teman Muis pasti sering menjumpai jenis tumbuhan ini. Bambu adalah bahan bangunan alami yang menjadi salah satu jenis tumbuhan yang paling cepat tumbuh maka dari itu memiliki kelebihan di faktor lingkungan. Sifatnya fleksibel dan tahan lama. Penggunaan bambu di konstruksi juga sebenarnya sudah tidak asing. Namun, masih ada beberapa segmen masyarakat yang enggan menggunakan bahan bangunan alami ini.

Jika Teman Muis masih asing dengan penggunaan bambu untuk kegunaan pembangunan, Anda bisa coba untuk menyertakan bahan bangunan alami ini hanya di beberapa sudut rumah. Contohnya, seperti gambar di atas. Penggunaannya tidak langsung dalam jumlah banyak di awal. Nanti, jika sudah terbiasa dan manfaatnya sudah Teman Muis rasakan, jumlah penggunaan bambu di dalam rumah bisa ditingkatkan.

Baca juga: Kenali Pelopor 4 Jenis Desain Interior & Eksterior

Rammed Earth

Pernah dengar bahan bangunan yang satu ini? Rammed earth adalah campuran tanah yang kaya tanah liat, air, zat penstabil alami seperti air seni hewan, darah hewan, dan serat tanaman. Campuran tersebut kemudian dipadatkan. Setelah jadi, struktur yang dihasilkan dapat menahan gaya tekan sampai 2,5 megapascal atau sekitar 10% dari rata-rata kekuatan batu bata modern. Dilihat dari campurannya, sudah menandakan bahwa rammed earth ini sangat ramah lingkungan ya. Mudah untuk didaur ulang menjadi bangunan baru serta mudah diserap kembali ke lingkungan. Selain itu, menurut website lowimpact.org, rammed earth mengeluarkan emisi karbon dioksida yang rendah.

Di Indonesia, rammed earth menjadi bahan bangunan nomor satu yang masuk ke dalam pilihan salah satu pemenang dalam kompetisi internasional arsitektur ramah lingkungan FuturArc Prize 2011, yaitu tim arsitek Effan Adhiwira dari Bali. Rammed earth dan bahan bangunan eco-friendly lainnya digunakan untuk ide pengembangan bangunan Eco Culture Park di Bali tepatnya Pulau Serangan. Oh ya, satu fakta unik. Bagian dari Tembok Besar China dan Istana Alhambra di Spanyol terbuat dari rammed earth lho, Teman Muis. Kekokohannya sudah terbukti, bukan?

Batu Alam

Batu alam seperti granite, marble, limestone, sandstone, dan travertine adalah beberapa bahan bangunan yang paling ramah lingkungan. Jika dirawat dengan baik dan berkala, kelima batu tersebut akan menua secara cantik dan tetap mempesona. Harganya memang mahal dibandingkan dengan batu yang bukan eco-friendly (batu buatan). Namun, hitunglah menjadi investasi. Karena kemungkinan jumlah biaya yang akan Anda bayar di masa depan akan sangat kecil karena batu alam bersifat tahan lama, contohnya batu granit. Selain itu, batu alami juga bisa didaur ulang menjadi lantai mosaik atau paving. Sudah ramah lingkungan, membuat ruangan tambah elegan lagi.

Baca juga: 6 Cara Membuat Rumah Selalu Bersih Dan Higienis

Yuk, sayangi bumi kita dengan melakukan langkah-langkah kecil yang positif. Salam, bangun lebih aman bersama Muisdikakarya.

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Kami di Whatsapp