Sejuknya! Tengok 5 Inspirasi Desain Kebun Indoor Berikut

Ide-Ide Desain Kebun Yang Buat Anda Makin Betah Di Rumah

Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diterapkan di beberapa daerah di Indonesia membuat banyak masyarakat menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan. Dalam kata lain, kontak antara manusia dengan tanaman hijau dan udara bersih jadi lebih terbatas. Pernah berpikir untuk membawa suasana hijau dan segar ke dalam rumah? Jika belum, sekarang saatnya kami mengajak Teman Muis untuk bereksperimen dengan sudut-sudut kecil di rumah untuk dijadikan kebun indoor dengan melihat 5 inspirasi desain di bawah ini. Selain bisa membawa segarnya dunia luar ke dalam rumah, kebun indoor juga menawarkan keuntungan psikologis.

Menurut Jason Chongue, penulis dan sutradara kreatif studio kurasi tanaman di Melbourne, berkebun di rumah dapat memberikan keuntungan bagi sebuah ruangan juga kesehatan emosional Anda. Contohnya, rasa senang bisa muncul ketika melihat daun yang pelan-pelan muncul atau melihat cepatnya sebuah tanaman tumbuh dalam tiga bulan terakhir. Hal-hal sederhana seperti itulah yang dapat membawa manfaat bagi pikiran, kata Chongue. Terlebih lagi, berkebun bisa memberikan pelajaran mengenai kesabaran.

Tengok 5 inspirasi desain di bawah ini agar eksperimen kecil Anda bisa segera dimulai

Kebun Fokus Satu Area

Inspirasi desain kebun nomor satu ini memiliki fokus penanaman hanya di satu area saja, tidak menyebar di sudut-sudut ruangan lainnya. Desain di atas cocok untuk Teman Muis yang ingin memiliki kebun indoor tidak terlalu besar dan ditempatkan hanya di satu titik karena tidak ingin mengotori area lainnya. Kalau Anda naksir dengan desain di atas, kebun satu area bisa ditaruh di salah satu sudut rumah yang masih memiliki ruang kosong cukup luas, memiliki akses lebih ke cahaya matahari, dan sering dilewati oleh anggota keluarga agar mereka juga ikut merasakan keuntungan yang ditawarkan oleh tanaman-tanaman yang tersedia.

Jika Teman Muis suka bermain dengan warna, taman yang sudah dibuat juga bisa dilengkapi dengan batu-batuan putih dan tanaman dengan warna selain hijau agar kebun terlihat lebih hidup. Cantik sekali ya ketika sinar matahari menembus kaca rumah dan membentuk bayangan di sekitar kebun seperti foto di atas.

Baca juga: Fungsi Bagian-Bagian Design Rumah Yang Harus Diketahui

Kebun Hijau Tersebar

Nah, sekarang masuk ke desain taman rumah yang tanamannya tersebar di beberapa sudut ruangan. Desain satu ini cocok untuk Anda yang tidak terlalu suka atau tidak berani bermain warna namun cukup berani membeli model barang yang unik dan berani mengatur penempatan barang yang abstrak. Dari foto di atas, dapat dilihat bahwa permainan warna hanya sedikit. Dibuktikan dengan warna furnitur, lantai, lampu, atap, dan tembok memiliki warna senada. Namun, dalam hal penempatan perabotan, posisi lampu gantung misalnya, pemilik rumah dilihat cukup berani untuk menempatkan barang-barangnya dalam gaya dan posisi yang tidak umum.

Selera pemilik rumah dalam desain ruangan pada akhirnya memiliki efek pada desain kebun rumah. Tanaman-tanaman yang dibeli memiliki warna yang sama yaitu hijau, model dan jenis tanaman tidak sama, penempatannya juga sengaja untuk disebar. Inspirasi desain satu ini sangat memanjakan mata karena setiap sudut ruangan hampir diisi oleh tanaman. Coba deh, Teman Muis bandingkan. Ketika melihat warna hijau pada tanaman dan ketika melihat layar handphone. Apa perbedaan yang dirasakan?

Kebun Indoor Rasa Outdoor

Wah, jenis kebun apalagi ini? Yuk, pelan-pelan kita kenalan. Inspirasi desain nomor tiga ini bisa dibilang desain kebun blasteran. Lho, kok bisa disebut blasteran? Coba dilihat. Mau dibilang kebun indoor juga bukan indoor seratus persen, mau dilabelkan kebun outdoor juga penempatannya bukan outdoor banget. Tetapi, ya sudah, yuk disepakati bersama. Kebun di atas dapat disebut sebagai jenis kebun blasteran karena penempatan yang 70% indoor dengan 30% sisanya mendapat paparan dari lingkungan luar juga.

Desain taman blasteran bisa diaplikasikan untuk Teman Muis yang sama sekali tidak memilik ruang di dalam rumah untuk membuat taman atau untuk Anda yang ingin benar-benar serius menjalani proyek berkebun. Arti kata serius di sini adalah Anda ingin memiliki kebun bukan hanya untuk mempercantik ruangan, tetapi juga bisa menghasilkan sesuatu, untuk dimasak salah satunya. Contoh, Teman Muis ingin menanam bayam. Nah, tanaman bayam termasuk tanaman yang butuh sinar matahari cukup banyak. Maka dari itu, Anda bisa mempertimbangkan untuk mengaplikasikan jenis kebun blasteran sebelum memulai eksperimen.

Baca juga: Tips Desain Rumah Minimalis Dengan Interior Gaya Jepang

Kebun Bertingkat

Kebun bertingkat biasanya diaplikasikan oleh orang yang ingin konsep kebun dalam rumahnya sederhana tetapi tetap ada aksen cantik dari tanaman merambat dan dari vas mungil, atau bisa juga menyukai konsep sederhana namun tetap mempunyai fungsi maksimal. Jenis kebun ini sering ditaruh di ruangan yang tidak terlalu besar atau ruangan yang benar-benar bisa mendapatkan manfaat dari tanaman tersebut. Kalau di kamar tidur, jenis tanamannya lebih condong kepada tanaman hias atau merambat. Beda lagi ketika ditaruh di dapur. Daun mint atau peterseli mungkin jadi primadonanya. Tinggal petik lalu taburkan ke masakan.

Sampai poin keempat, sudah menentukan pilihan belum Teman Muis?

Greenhouse

Akhirnya sampai kepada poin terakhir! Konsep greenhouse ini sangat berbeda dibanding jenis kebun indoor yang sudah disebutkan sebelumnya. Greenhouse berarti sebuah gedung, ruangan, atau area yang terbuat dari kaca. Ruangan tersebut dijaga temperaturnya agar pertumbuhan tanaman di dalamnya dapat terjaga dengan baik. Biasanya digunakan untuk menumbuhkan tanaman lunak atau menanam tanaman di luar musim.

Terdengar serius sekali ya? Tingkat seriusnya mungkin tiga tingkat di atas jenis desain kebun nomor tiga. Untuk membuat jenis kebun greenhouse, dibutuhkan niat, keseriusan, dan investasi cukup besar. Mengingat biaya perawatan yang tidak murah dan butuh konsistensi. Masyarakat yang biasanya tertarik membuat greenhouse untuk kepentingan pribadi adalah mereka yang memang memiliki passion terhadap tanaman atau kelestarian alam. Jadi, orang-orang tersebut memang sengaja menyisihkan tanah atau ruangan cukup besar untuk menumbuhkan tanaman di dalam greenhouse.

Baca juga: 5 Keuntungan Pilih Jasa Desain Interior

Masing-masing dari jenis inspirasi desain kebun indoor pasti memiliki kelebihan dan kekurangan. Tugas Anda tinggal menyesuaikan dengan keadaan, budget, dan keinginan. Selamat bermain dengan tanah, batu-batuan, air, dan matahari! Teman Muis bisa kontak kami lho jika ada yang sudah menjalankan eksperimen kebun indoor!

Salam #BangunLebihAman

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Chat Kami di Whatsapp